pelajaran kita kali ini adalah tentang wudhu...
Wudhu di lakukan sebelum shalat, wudhu merupakan syarat sahnya shalat, orang yang tidak berwudhu sebelum shalat maka shalatnya tidak sah.
hal-hal yang membatalkan wudhu:
1. keluar angin
2. hilang akal atau gila
3. tidur
4. buang air kecil atau besar
berwudhu juga harus sesuai dengan urutan gerakan, wudhu di mulai dari:
1. niat
2. mencuci kedua telapak tangan
3. berkumur-kumur
4. membasuh hidung
5. Membasuh muka
6. Membasuh kedua tangan hingga siku
7. Membasuh kening hingga terkena rambut
8. Membasuh kedua telnga
9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki
10. Tertib
seperti pada gambar di atas adalah sedang melakuan wudhu untuk melaksanakan shalat duha.semua mua murid sangat antusias dan mereka melakukannya dengan senang hati.dan kami merasa bersyukur karena tidak ada sama sekali yang merasa terbebani.
dalam sebuah hadist yang berbunyi" Siapa saja wudhu dan ia membaguskan wudhunya maka dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya"(Hr.Muslim)
Daftar siswa kelas 1 | Daftar siswa kelas 2 |
1. Aditya surya pradana 2. Adian papinoval 3. Ardian Rizky Wahyu saputra 4. Arya yusuf setiawan 5. Bintang Al-zahra 6. Dani wahyu saputra 7. Dhea apri 8. Fajar wicaksono 9. Gilang rahmana 10. Herfina 11. Istiawan hervandi 12. Keyla meidina 13. Malhega 14. Muhammad Rofi 15. Muhammad Fahri 16. Muhammad Raihan 17. Muhmmad Rifki 18. Prediatama 19. Qudum Kholifah 20. Rendita 21. Setya widatama 22. Shofi nurbaiti 23. Wulan fitri ratnasari 24. Zulfikha cahya sholiha | 1. Adi prasetyo 2. Aisyah mar’atu sholihah 3. Amelia desrina tamahes 4. Ardhina oktavia ningrum 5. Ardihini oktavia ningrum 6. Benovan wahyu saputro 7. Bilal rafi ardana 8. Bintang prabu adiatama 9. Dea ayu permatasari 10. Dewi wulandari 11. Dimas azrial akbar 12. Fatimah nurul jannah 13. Jeni meitasari 14. Maulana espireza signori 15. Mutia 16. Naura daffa 17. Nur faaza al-mutaqin 18. Nurul yuan setiawan 19. Syalsa aji saputra 20. Tiara alvian 21. Yoga bayu kusuma 22. Yogi bagas wijaya 23. Julio bagas bugraha 24. Alvian nur ramadani 25. Rian oktaviano |
Pembelajaran dengan team teaching yang di padukan dengan system basic adalah program pembelajaran yang memperhatikan kondisi dan basic siswa sebagai tujuan utama sasaran pembelajaran,artinya komponen pokok dalam ranah kongnitif, efektif dan psikomotorik anak didik sangat ditekan pada konsep hoby atau kesenangan anak dalam prose pembentukan konsep dasar. dalam sistem ini pengajar selali berteam dalam proses KBMyang terdiri dari pemandu / penyampai materi utama sedangkan sebagai fasiliator / pendamping siswa. dengan demikian antara guru dan siswa dapat terhubung dengan baik dalam proses KBM. penerapan konsep dan prinsip team teaching dan basic di harapkan mampu:
1 Menciptakan suasana KBM dalam lebih efektif dan efisien dalam pola hoby dan kesenganga bukan paksaaan .
2. Meningkatkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, kecepatan dan kesempatan peserta didik.
3. Memperjelas komunikasi dengan peserta didik tentang konsep yang di ajarkan, tugas, kegiatan dan pengalaman belajar yang harus di lakuakan.
4. Meningkatkan akuntabilitas publik konsep pembelajaran yang disusu,divalidaskan dan di komunikasikan kepada piblik sehingga dapat di gunakan untuk mempertanggung jawabkan KBM.
Visi :
”SABILUL NAJAH” yang berarti menuju jalan kesuksesan (Berakhlaq Mulia, Sukses IPTEK, Skill dan Penuh Inovatif).
Misi :
1. Melakukan Kegiatan Belajar Mengajar dengan Team Teaching dan penggalian/ pengembangan kemampuan, bakat dan ketrampilan para siswa.
2. Melaksanakan pembinaan dibidang IMTAQ, penanaman akhlaqul karimah, pengembangan SIBA dan pembinaan seni Islami.
3. Mengembangkan IPTEK melalui praktikum-praktikum sesuai dengan kecakapan dasar siswa dan perkembangan dunia global.
4. Memilih dan mengelompokkan serta membina siswa sesuai dengan kecakapan dasar mulai kelas III.
5. Membina kecakapan siswa dengan program ekstra unggulan.
6. Membina dan mengembangkan Kualitas dan kuantitas SDM tenaga pengajar.
Kurikulum
Mulai tahun pelajaran 2009 / 2010 menerapkan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ), dalam hal ini penyusun kurikulum sekolah menggunakan pedoman kurikulum dari Departemen Pendidikan Nasional.







